Puri Indah Semakin Eksklusif

Juli 2, 2010 § Tinggalkan komentar

Setelah Kelapa Gading dan Pluit , Puri Indah sudah menjelma sebagai kota mandiri yang lengkap, aman dan nyaman.

Rata-rata pembeli rumah mewah mengincar 3 hal, yaitu rasa nyaman, rasa aman dan kelengkapan fasilitas.  Puri Indah, Kembangan-Jakarta Barat, memang istimewa. Sama-sama dikembangkan Grup Metropolitan Kencana,  keelitan dan kenyamanannya sebanding dengan Pondok Indah. Tapi, bagi etnis Tionghoa, Puri Indah adalah perumahan yang lebih  favorit, karena ada mitos kawasan itu terbilang “kepala naga” yang membawa hoki. Lebih-lebih saat kerusuhan Mei 1998 Puri Indah tak tersentuh amuk massa.

Jangan heran setelah itu banyak yang mengincar rumah di situ sehingga harga tanahnya melonjak. Bila pada 1998 rata-rata baru Rp2,5 juta/m2, kini di beberapa lokasi sudah mencapai Rp5,5 – Rp6 juta. Pembelinya kebanyakan warga di sekitarnya juga, yang sudah mapan secara finansial. “Karena sudah merasa enak tinggal di situ, mereka cari rumahnya dekat-dekat situ juga,” ujar Aseng, prinsipal Ray White Puri Indah, salah satu broker yang memperdagangkan rumah di Puri Indah.

Yang paling banyak dicari kaveling 144 – 200 m2 seharga sekitar Rp2 miliar. Karena itu stok rumah tipe-tipe itu makin sedikit. Ada juga mobilitas pembelian dari wilayah lain, yang masih terbilang “kepala naga” juga seperti dari Pluit dan Muara Karang. Kaum pedagang dari etnis Tionghoa memang dominan di Puri Indah. Etnis lain relatif kecil, seperti kaum pekerja pers yang tergabung dalam Serikat Penerbit Suratkabar di blok D.

Degan dibukanya akses tol langsung dan flyover yang terhubung ke Pantai Indah Kapuk, maka akses menuju Puri Indah dari Pluit dan PIK pun semakin dekat dan mudah. Harganya pun semakin mahal, saat ini Puri Indah harga tanahnya sudah menyentuh di atas 5 juta rupiah per meternya, sedangkan di PIK perumahan BGM PIK , Long Beach PIK dan Grisenda Pantai Indah Kapuk juga harga tanahnya sudah menyamai Puri Indah.

Untuk kaveling besar penjualnya kebanyakan orang tua yang anak-anaknya sudah mandiri. Sedangkan tipe menengah kecil dilego warga yang butuh rumah lebih besar. Ada juga penjual yang kerjanya memang beli, bangun dan jual rumah. Ini banyak terlihat di blok J. Karena dihuni kaum pedagang yang sebagian juga gemar main properti, harga rumah seken di Puri Indah kadung mahal. Apalagi, stok tanahnya tinggal 20 ha.

BLOK

Areal Puri Indah lebih dikenal dengan bloknya ketimbang nama jalannya. Blok-blok itu terbagi dalam tiga kelompok: blok baru yang dibangun setelah krisis seperti blok J, K, L dan W, yang harga rumahnya paling mahal, blok lama tapi relatif masih baru, seperti blok C, E dan H, yang harganya lebih murah, serta blok lama seperti blok A, B, D dan I yang lebih murah lagi.

Rumah tipe besar (kaveling 2o0 m2 ke atas) bisa dicari di blok K dan L. ” Harganya  sekitar tiga miliar sampai 4 miliar . Misalnya, kavling 200 m2 dengan bangunan 300 m2 dilepas seharga 3,5 miliar. Tanahnya Rp5,5 – Rp6 juta, bangunan Rp2  miliar,” kata Aseng. Sedangkan kaveling 160 – 200 m2 seharga Rp1,9 – Rp2,7 miliar ada di blok E, C dan H. Sementara kaveling kecil, misalnya 120 m seharga Rp1500 juta – Rp1,7 miliar, bisa dilihat di blok-blok lama. Harga itu bersaing, artinya siapa cepat dia dapat.

“Harga tergantung kondisi bangunan, fasilitas, kualitas material dan perabotnya,” kata Ali Hanafia, prinsipal Century 21 Pertiwi, broker yang juga banyak menangani jual beli rumah di Puri Indah dan sekitarnya. Rata-rata rumah dua lantai dengan 3-4 kamar tidur. Beberapa tipe besar ada kolam renangnya. Kondisi fisik rumah di semua blok masih baik dan siap huni.

Perbandingan Puri Indah dengan Sunter :

Harga rumah :

1. Puri Indah blok k : luas 300 m , bangunan:350 m : Harga Rp. 4,3 milyar

2.Puri Indah blok l : luas 250 m, bangunan :280 m : harga Rp. 3,5 milyar

3. Sunter Metro : luas 200 m, bangunan 250 m : harga Rp.2,5 milyar

4. Sunter Garden : luas 270 m, bangunan 300 m : harga Rp.3,5 milyar

Tagged: , , , , , ,

Komentar ditutup.

What’s this?

You are currently reading Puri Indah Semakin Eksklusif at Indonesia Housing And Property News.

meta

%d blogger menyukai ini: